Konsep Dasar E-business
-Ekonomi Digital
Ekonomi digital adalah jenis ekonomi yang memanfaatkan teknologi digital. Konsep ekonomi
digital diperkenalkan pertama kali oleh Don Tapscott pada tahun 1996 dalam karya tulis ilmiahnya yang berjudul The Digital Economy: Promise
and Peril in the Age of Networked Intelligence. Para pelaku ekonomi
digital juga telah menerapkan teknologi finansial dalam pengembangan sistem pembayaran dan
pembiayaan.
Ekonomi digital adalah jenis ekonomi yang memanfaatkan teknologi digital. Konsep ekonomi digital diperkenalkan pertama kali oleh Don Tapscott pada tahun 1996 dalam karya tulis ilmiahnya yang berjudul The Digital Economy: Promise and Peril in the Age of Networked Intelligence. Para pelaku ekonomi digital juga telah menerapkan teknologi finansial dalam pengembangan sistem pembayaran dan pembiayaan.
Era ekonomi digital
pertama kali muncul pada periode tahun 1980-an. teknologi yang digunakan untuk
efisiensi bisnis pada periode ini
adalah komputer pribadi dan internet. Perdagangan
elektronik juga berkembang melalui penggunaan komputer pribadi dan internet.
Setelahnya muncul era ekonomi yang baru. Era baru ini ditandai dengan
berkembangnya teknologi
seluler, akses internet tanpa batas, dan
munculnya teknologi komputasi awan.Ketiga jenis
teknologi ini yang kemudian dipakai dalam proses ekonomi digital pada era yang
baru.
Era ekonomi digital
pertama kali muncul pada periode tahun 1980-an. teknologi yang digunakan untuk
efisiensi bisnis pada periode ini
adalah komputer pribadi dan internet. Perdagangan
elektronik juga berkembang melalui penggunaan komputer pribadi dan internet.
Setelahnya muncul era ekonomi yang baru. Era baru ini ditandai dengan
berkembangnya teknologi
seluler, akses internet tanpa batas, dan
munculnya teknologi komputasi awan.Ketiga jenis
teknologi ini yang kemudian dipakai dalam proses ekonomi digital pada era yang
baru.
-Pengenalan Ebusiness
Electronic Business atau E-Business adalah suatu kegiatan bisnis yang dilakukan secara otomatis meliputi transaksi, jual-beli, bisnis yang memanfaatkan perangkat elektronik atau dengan internet sehingga perusahaan dapat langsung berinteraksi dengan customer, supplier maupun rekan bisnis melalui sistem pemrosesan data internal dan eksternal secara lebih efisien dan fleksibel. Atau arti yang lebih singkat dari e-business yaitu penggunaan Teknologi Informasi dan Komunikasi untuk menjalankan sekaligus mengelola bisnisnya sehingga dapat memperoleh keuntungan.
E-Business atau elektronik bisnis dapat didefinisikan juga sebagai aktivitas yang berkaitan secara langsung maupun tidak langsung dengan proses pertukaran barang atau jasa dengan memanfaatkan internet sebagai media komunikasi dan transaksi. E-Business juga salah satu aplikasi teknologi internet yang merambah dunia bisnis internal, melingkupi sistem, pendidikan pelanggan, pengembangan produk dan pengembangan usaha.
Contoh dari e-business misalnya pembelian barang secara online melalui www.blibli.com. Dari proses pemesanan barang, konfirmasi pembayaran, hingga konfirmasi bahwa pengiriman barang tersebut sudah sampai kepada customer dilakukan secara elektronik.
E-Business memiliki karakteristik tujuan yang sama dengan bisnis secara konvensional, hanya saja e-business memiliki cakupan yang berbeda. Bisnis mengandalkan pertemuan antar pebisnis seperti halnya rapat di tempat khusus, atau sekadar untuk berkenalan dengan partner bisnis, sedangkan e-business mengandalkan media internet sebagai sarana untuk memperoleh tujuannya.
-Aplikasi E-bisness
Aplikasi E-Bisnis adalah aplikasi dengan sistem komputerisasi online berbasis web application yang terpadu dan komprehensif, sehingga dapat di akses dimana saja dan kapan saja (localhost / intranet / maupun website / internet). -Pengenalan Ebusiness
Electronic Business atau E-Business adalah suatu kegiatan bisnis yang dilakukan secara otomatis meliputi transaksi, jual-beli, bisnis yang memanfaatkan perangkat elektronik atau dengan internet sehingga perusahaan dapat langsung berinteraksi dengan customer, supplier maupun rekan bisnis melalui sistem pemrosesan data internal dan eksternal secara lebih efisien dan fleksibel. Atau arti yang lebih singkat dari e-business yaitu penggunaan Teknologi Informasi dan Komunikasi untuk menjalankan sekaligus mengelola bisnisnya sehingga dapat memperoleh keuntungan.
E-Business atau elektronik bisnis dapat didefinisikan juga sebagai aktivitas yang berkaitan secara langsung maupun tidak langsung dengan proses pertukaran barang atau jasa dengan memanfaatkan internet sebagai media komunikasi dan transaksi. E-Business juga salah satu aplikasi teknologi internet yang merambah dunia bisnis internal, melingkupi sistem, pendidikan pelanggan, pengembangan produk dan pengembangan usaha.
Contoh dari e-business misalnya pembelian barang secara online melalui www.blibli.com. Dari proses pemesanan barang, konfirmasi pembayaran, hingga konfirmasi bahwa pengiriman barang tersebut sudah sampai kepada customer dilakukan secara elektronik.
E-Business memiliki karakteristik tujuan yang sama dengan bisnis secara konvensional, hanya saja e-business memiliki cakupan yang berbeda. Bisnis mengandalkan pertemuan antar pebisnis seperti halnya rapat di tempat khusus, atau sekadar untuk berkenalan dengan partner bisnis, sedangkan e-business mengandalkan media internet sebagai sarana untuk memperoleh tujuannya.
-Aplikasi E-bisness
Electronic Business atau E-Business adalah suatu kegiatan bisnis yang dilakukan secara otomatis meliputi transaksi, jual-beli, bisnis yang memanfaatkan perangkat elektronik atau dengan internet sehingga perusahaan dapat langsung berinteraksi dengan customer, supplier maupun rekan bisnis melalui sistem pemrosesan data internal dan eksternal secara lebih efisien dan fleksibel. Atau arti yang lebih singkat dari e-business yaitu penggunaan Teknologi Informasi dan Komunikasi untuk menjalankan sekaligus mengelola bisnisnya sehingga dapat memperoleh keuntungan.
E-Business atau elektronik bisnis dapat didefinisikan juga sebagai aktivitas yang berkaitan secara langsung maupun tidak langsung dengan proses pertukaran barang atau jasa dengan memanfaatkan internet sebagai media komunikasi dan transaksi. E-Business juga salah satu aplikasi teknologi internet yang merambah dunia bisnis internal, melingkupi sistem, pendidikan pelanggan, pengembangan produk dan pengembangan usaha.
Contoh dari e-business misalnya pembelian barang secara online melalui www.blibli.com. Dari proses pemesanan barang, konfirmasi pembayaran, hingga konfirmasi bahwa pengiriman barang tersebut sudah sampai kepada customer dilakukan secara elektronik.
E-Business memiliki karakteristik tujuan yang sama dengan bisnis secara konvensional, hanya saja e-business memiliki cakupan yang berbeda. Bisnis mengandalkan pertemuan antar pebisnis seperti halnya rapat di tempat khusus, atau sekadar untuk berkenalan dengan partner bisnis, sedangkan e-business mengandalkan media internet sebagai sarana untuk memperoleh tujuannya.
-Aplikasi E-bisness
-Cakupan E-bisnis
E-Business memungkinkan transaksi dan proses dalam perusahan secara digital, melibatkan sistem informasi di bawah kontrol perusahaan. E-Business tidak termasuk transaksi komersial yang melibatkan pertukaran nilai melintasi batas-batas organisasi. E-Business mencakup seluruh kegiatan / usaha yang dilakukan dengan bantuan media digital / elektronik.
- Jenis-jenis E-bisnis
-Cakupan E-bisnis
E-Business memungkinkan transaksi dan proses dalam perusahan secara digital, melibatkan sistem informasi di bawah kontrol perusahaan. E-Business tidak termasuk transaksi komersial yang melibatkan pertukaran nilai melintasi batas-batas organisasi. E-Business mencakup seluruh kegiatan / usaha yang dilakukan dengan bantuan media digital / elektronik.
- Jenis-jenis E-bisnis
-Cakupan E-bisnis
E-Business memungkinkan transaksi dan proses dalam perusahan secara digital, melibatkan sistem informasi di bawah kontrol perusahaan. E-Business tidak termasuk transaksi komersial yang melibatkan pertukaran nilai melintasi batas-batas organisasi. E-Business mencakup seluruh kegiatan / usaha yang dilakukan dengan bantuan media digital / elektronik.
- Jenis-jenis E-bisnis
1. Business to Business
Jenis pertama dari e-business adalah business to business. Pada jenis ini, yang melakukan transaksi ialah objek bisnis satu dengan objek bisnis lainnya. Istilah lainnya adalah transaksi yang dilakukan antar perusahaan. Semua proses transaksinya dilakukan secara online, seperti melalui email hingga transaksi online dengan menggunakan platform khusus electronic data interchange (EDI).
2. Consumer to Consumer
Selanjutnya ada consumer to consumer yang banyak menjamur di tanah air saat ini. Pada jenis bisnis ini, konsumen memasarkan barang kepada konsumen lainnya. Contoh sederhananya adalah ketika seseorang menawarkan atau menjual mobil di situs jual-beli. Mobil menjadi barang atau komoditas yang diciptakan perusahaan dan dibeli oleh konsumen. Kemudian, konsumen memasarkan mobil tersebut ke konsumen lainnya dengan harga tertentu untuk mendapatkan keuntungan.
3. Business to Consumer
Jenis yang ketiga ini cukup sering dilakukan oleh perusahaan atau bisnis yang menawarkan produk dan jasanya kepada konsumen secara langsung melalui transaksi elektronik. Keuntungannya adalah konsumen bisa memilih produk dengan cepat dan lebih murah. Bahkan tak jarang perusahaan akan memberikan harga khusus pada saat-saat tertentu kepada para konsumen mereka.
4. Consumer to Business
Keempat, jenis ini merupakan kebalikan dari poin business to consumer. Di sini, konsumen lebih aktif melakukan transaksi hingga melakukan proses jual beli barang dan jasa secara tradisional. Namun, proses tersebut dilaksanakan dengan cara online. Sederhananya, konsumen atau individu ini menawarkan dan menjual produk atau jasanya kepada perusahaan dan organisasi.
5. Government to Business
Jenis kelima dari e-business adalah government to business. Pengertian sederhana dari jenis ini ialah pemerintah bekerja sama dengan sektor bisnis, perusahaan, atau swasta untuk melakukan interaksi secara daring atau online. Contohnya adalah pendaftaran perusahaan, pajak perusahaan, dan lainnya.
Hal ini juga mencakup urusan pengadaan barang dan penjualan resmi atau lelang. Di sini, tidak mungkin pemerintah berjalan sendiri. Tentu perlu kerja sama dari pihak perusahaan atau swasta untuk bisa menjalankannya.
6. Business to Government
Keenam, business to government atau biasa juga dikenal dengan pemahaman tentang pemasaran di sektor publik, baik itu untuk jenis produk maupun jasa bagi pemerintah. Pendekatan yang dilakukan ialah menggunakan strategi pemasaran terpadu. Di sini, pihak swasta atau bisnis menawarkan kerja sama kepada pemerintah dalam hal tertentu.
Misalnya saja pengadaan suatu barang untuk kebutuhan masyarakat banyak. Pemerintah membutuhkan pasokan dari perusahaan swasta penyedia produk sembako untuk nantinya dibagikan ke masyarakat.
7. Government to Government
Jenis terakhir dari e-business adalah government to government atau antar pemerintah. Tujuan dari e-business ini tak hanya sekadar berkaitan dengan diplomasi. Di sisi lain juga menyangkut hal-hal yang lebih luas seperti entitas masyarakat, bisnis, perindustrian, perusahaan, dan sebagainya.
Seperti namanya, dalam hal ini semua proses administrasi dilakukan oleh negara dengan pendekatan-pendekatan kenegaraan pula. Contohnya yang menyangkut e-business antar negara ialah membahas tentang peraturan pajak, ekspor-impor, pembayaran, dan sebagainya.


Komentar
Posting Komentar